| BERISIK SEKALI!!!NGOROK GIMANA YA DOK? |
|
|
| Ditulis Oleh Humas | |
| Thursday, 10 June 2010 | |
|
Malam hari ibarat jam biologis kita untuk beranjak ke peraduan dengan melepaskan segala kepenatan rutinitas yang berlangsung pada siang harinya, meregenerasi sel-sel tubuh, dan mengumpulkan energi untuk beraktivitas kembali keesokan harinya. Namun, sering kali beberapa diantara kita mendengar dengkuran atau ngorokan dari orang yang berada disebelahnya atau bahkan kita sendiri. Kurang nyaman? Menggangu? Jawabannya tentu saja iya. Ngorok seringkali dianggap kasus yang sepele dan dianggap enteng. Ngorok atau mendengkur adalah suara getaran saat tidur ketika bernafas lantaran ada sumbatan pada sebagian saluran nafas atas. Hal ini biasanya disebabkan oleh getaran langit-langit lunak dan pilar yang membatasi rongga bagian tengah faring. Sumber munculnya ngorok ini karena tiga hal yaitu pada hidung, tenggorokan pada pangkal lidah, dan langit-langit mulut lunak. Pada anak-anak, biasanya kebiasaan ngorok ini disebabkan karena adanya pembengkakan amandel, sedangkan pada orang dewasa faktor pendukungnya adalah obesitas. Hal ini disebabkan karena lemak yang berada disekitar leher akan menyumbat saluran pernafasan, dan mengakibatkan dengkuran di waktu tidur. Ada beberapa dampak negatif yang ditimbulkan jika sumbatan ini dibiarkan terus menerus, penderita dapat mengidap hipertensi, penyumbatan pembuluh jantung (infark jantung), stroke, kencing manis. Dampak ini dapat terjadi karena hormon stress akan diproduksi dan tekanan darah menjadi naik. Jika terdapat gangguan pada jantung, hal itu akan menyebabkan penyakit jantung yang akut. Dan apabila diketahui jika naiknya tekanan darah terus menerus terjadi hal itu juga akan memicu reaksi stress, dampak dalam jangka panjang biasanya akan muncul penyakit hipertensi pada penderita. Sehingga dampak ini dapat mengurangi kualitas hidup si penderita, sesuai dengan hasil penelitian mendengkur meningkatkan resiko hipertensi dua hingga tiga kali, serta meningkatkan resiko dua kali lipat penyakit jantung koroner, serta penyakit stroke dua kali lebih tinggi dibandingkan orang yang tidak mendengkur. Jadi penyebabnya, langkah pertama adalah mencari tahu apa penyebabnya. Apabila disebabkan karena amandel dapat ditangani dengan jalan operasi, jika obesitas dapat menurunkan berat badan. Disarankan bagi penderita tidak mengkonsumsi minuman yang mengandung kadar alkohol. Minuman beralkohol dapat sebagai pemicu, karena alcohol menekan pusat nafas di otak. Jika penyumbatan disebabkan akibat rokok atau alergi, maka jangan merokok dan jauhi penyebab alergi. Kalau mendengkur hanya akibat tertutupnya jalan pernafasan oleh lidah yang melemas dan jatuh kebelakang, maka aturlah posisi tidur yaitu pada posisi miring, jangan tidur terlentang karena akan menyebabkan lidah yang lemas jatuh kebelakang. Jogja International Hospital menyediakan pelayanan poli THT dengan dokter spesialis THT yang sangat berkompeten serta didukung oleh perawat yang terampil dan pelayanan yang profesional. Untuk informasi dan appointment di JIH dapat menghubungi 0274-446 3535 Oleh dr. Asti Widuri, M.Kes., Sp.THT Dokter Spesialis Telinga, Hidung, dan Tenggorok (THT) di Jogja International Hospital Jam Praktek Senin, Rabu, dan Jumat 08.00-11.00 WIB |
|
| Update Terakhir ( Friday, 02 July 2010 ) |
| < Sebelumnya |
|---|
The Ultimate Value Health Care
| Layanan Rawat Inap |
| Jam berkunjung di JIH adalah sebagai berikut : - Untuk kel... |
| 14/07/09 13:51 Selengkapnya... |
| Oleh Humas JIH |
| Layanan Rawat Inap |
|
tanya jam jenguk saya ingin tanya kapan saja pengunjung diperbolehkan menjeng... |
| 10/07/09 09:10 Selengkapnya... |
| Oleh Fahim |
| Layanan Rawat Jalan |
|
tarif melahirkan di JIH Yth. Bpk/Ibu Tri Wahya, berikut adalah perkiraan tarif melah... |
| 09/06/09 10:24 Selengkapnya... |
| Oleh humas |
| Layanan Rawat Jalan |
|
Biaya Melahirkan Assalamu'alaikum ,sore...Pak & Ibu.. Saya domisili Jakarta ... |
| 01/06/09 16:22 Selengkapnya... |
| Oleh Tri Wahya |
| Kerjasama Asuransi |
|
Askes Blue Yth. Bpk. Priyo, mengenai pertanyaan Bapak mengenai Askes ... |
| 25/05/09 12:06 Selengkapnya... |
| Oleh humas |