Berita & Informasi
CUCI DARAH | CUCI DARAH |
|
|
| Ditulis Oleh Web Master | ||||||||
| Friday, 11 September 2009 | ||||||||
|
PERTANYAAN Yth. dr. Bambang Djarwoto, Mengapa seseorang harus menjalani terapi cuci darah? Bagaimanakah proses cuci darah itu, dan apakah seseorang masih dapat beraktivitas seperti biasa jika sedang menjalani cuci darah ? Shinta, 22 tahun JAWABAN Fungsi utama ginjal adalah menyaring dan membersihkan darah dari sisa hasil metabolisme tubuh untuk nanti dikeluarkan sebagai urine. Selain itu, ginjal juga berperan besar dalam mengatur keseimbangan elektrolit dalam cairan tubuh. Sehingga jika fungsi ginjal terganggu, sisa hasil metabolisme yang menumpuk menjadi racun, ditambah dengan adanya ketidakseimbangan elektrolit di dalam darah dapat mengganggu keseimbangan tubuh dan dapat membahayakan hidup penderita. Kondisi seperti ini lazim disebut sebagai penyakit ginjal kronik stage 5 [PGK}. Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan seseorang mengalami penyakit ginjal kronik [PGK]. Penyebab utama misalnya akibat komplikasi penyakit seperti diabetes dan hipertensi, adanya riwayat batu ginjal dan kista ginjal. Penyebab eksternal yang bisa menyebabkan kerusakan fatal pada ginjal misalnya trauma/kecelakaan dan penyalahgunaan obat-obatan. Dalam menyikapi gangguan ginjal ini, seringkali tindakan cuci darah menjadi pilihan. Cuci darah adalah tindakan medis yang menggunakan alat bantu berupa mesin dan cairan khusus sebagai pengganti fungsi ginjal dalam penyaringan dan pembuangan sisa hasil metabolisme dalam tubuh pasien. Sebagai terapi pengganti, kegiatan cuci darah mempunyai beberapa tujuan utama, misalnya membuang produk metabolisme protein seperti urea, kreatinin dan asam urat, membuang kelebihan air, mempertahankan atau mengembalikan sistem “buffer” tubuh, mempertahankan atau mengembalikan kadar elektrolit tubuh dan memperbaiki status kesehatan penderita. Frekuensi tindakan hemodialisa sangat tergantung dari kondisi pasien. Namun, dalam hidup sehari-harinya, pasien dengan gangguan pada ginjal tetap dapat hidup normal dan dapat beraktivitas seperti biasa, yaitu dengan melakukan hemodialisa secara teratur. Rata-rata diperlukan cuci darah 10-15 jam perminggu atau 2x seminggu @ 5 jam. Oleh: dr. Bambang Djarwoto Sp.PD-KGH Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Ginjal Hipertensi di Jogja International Hospital Jam Praktek: Rabu 16.00-18.00 Add as favourites (74) | Quote this article on your site | Views: 1811 | Cetak | E-mail
Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6 |
||||||||
| Update Terakhir ( Friday, 11 September 2009 ) | ||||||||
| < Sebelumnya |
|---|
| Layanan Rawat Inap |
| Jam berkunjung di JIH adalah sebagai berikut : - Untuk kel... |
| 14/07/09 13:51 Selengkapnya... |
| Oleh Humas JIH |
| Layanan Rawat Inap |
|
tanya jam jenguk saya ingin tanya kapan saja pengunjung diperbolehkan menjeng... |
| 10/07/09 09:10 Selengkapnya... |
| Oleh Fahim |
| Layanan Rawat Jalan |
|
tarif melahirkan di JIH Yth. Bpk/Ibu Tri Wahya, berikut adalah perkiraan tarif melah... |
| 09/06/09 10:24 Selengkapnya... |
| Oleh humas |
| Layanan Rawat Jalan |
|
Biaya Melahirkan Assalamu'alaikum ,sore...Pak & Ibu.. Saya domisili Jakarta ... |
| 01/06/09 16:22 Selengkapnya... |
| Oleh Tri Wahya |
| Kerjasama Asuransi |
|
Askes Blue Yth. Bpk. Priyo, mengenai pertanyaan Bapak mengenai Askes ... |
| 25/05/09 12:06 Selengkapnya... |
| Oleh humas |