|
Saluran cerna merupakan cermin kesehatan umum, dari mana sebagian besar produksi imunitas untuk daya tahan tubuh berasal. Saluran cerna juga rawan akan berbagai penyakit pencernaan, misalnya maag atau yang lebih berbahaya seperti kanker saluran cerna.
Saluran cerna merupakan cermin kesehatan umum, dari mana sebagian besar produksi imunitas untuk daya tahan tubuh berasal. Saluran cerna juga rawan akan berbagai penyakit pencernaan, misalnya maag atau yang lebih berbahaya seperti kanker saluran cerna. Penyakit radang lambung atau yang sering disebut maag ini diakibatkan karena waktu makan yang tidak teratur dan jenis serta mutu makanan yang kurang baik sehingga terjadi iritasi dan membuat dinding lambung menjadi merah, bengkak, berdarah, dan terparut. Jika tidak diobati, lapisan lambung yang meradang bisa memicu timbulnya kanker lambung. Selain kanker lambung, kasus kanker saluran cerna yang sering terjadi adalah kanker usus besar (kolon). Kanker kolon di dunia menempati urutan ketiga dalam frekuensinya, dan merupakan penyebab kematian keempat terbesar akibat kanker. Kondisi ini tidak jauh berbeda dengan di Indonesia, setiap tahun terjadi 60.000 kematian akibat kanker kolon. Gejala kanker ini tidak spesifik, bahkan pada stadium dini sering kali hanya terasa tidak enak perut, mual, dan kembung. Kanker cenderung menyebar secara lambat dan berkembang dalam waktu yang lama. Dengan demikian, kanker ini dapat diobati jika terdeteksi secara dini. Dengan adanya teknologi yang semakin maju memungkinkan para dokter untuk dapat menggunakan alat-alat canggih untuk melihat bagian dalam tubuh manusia dengan baik. Salah satunya adalah alat endoskopi, yaitu alat medis yang berfungsi mendeteksi adanya kelainan pada saluran cerna atas (gastroskopi, esofagus, lambung dan usus halus) dan saluran cerna bawah (kolonoskopi, kolon dan rectum). Jika penderita maag mengeluh nyeri ulu hati disertai anemia dan terjadi perdarahan pada rectum serta darah dalam tinja, ada baiknya melakukan pemeriksaan endoskopi untuk mengantisipasi adanya kanker lambung atau kanker kolon. Teknik endoskopi ini sangat bermanfaat, selain untuk mengetahui bagaimana keadaan bagian dalam saluran cerna, endoskopi juga dapat digunakan untuk melakukan prosedur pengobatan/terapeutik, seperti pengangkatan polip dan pengambilan sampel jaringan (biopsy) untuk pemeriksan lebih lanjut Jogja International Hospital saat ini telah menyediakan pelayanan endoskopi baik gastroskopi maupun kolonoskopi untuk memudahkan pemeriksaan diagnostik bagi pasien yang memiliki gangguan pada saluran cerna. Prosedur pemeriksaan endoskopi ini sangat aman, dan komplikasi jarang terjadi, sehingga pasien akan lebih nyaman tanpa suatu risiko yang besar. Pada pemeriksaan kolonoskopi, sebelumnya pasien akan diberi obat pencahar untuk mengosongkan isi usus besar. Pasien tidak dibius, namun diberi obat sedasi dan penghilang rasa sakit. JIH juga menyediakan pelayanan konsultasi dibidang penyakit saluran cerna oleh Spesialis Penyakit Dalam Konsultan (Gastroenterologi). Sehingga pasien yang ingin melakukan pemeriksan endoskopi bisa berkonsultasi dengan dokter-dokter penyakit dalam JIH untuk mendapatkan pemeriksaan awal. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi 0274-4463535. Add as favourites (90) | Quote this article on your site | Views: 3151 | Cetak | E-mail
|
- Silakan untuk mengisi komentar yang tidak keluar dari topik artikel.
- Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
- Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
|
Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6 AkoComment © Copyright 2004 by Arthur Konze - www.mamboportal.com All right reserved |