|
Penderita penyakit jantung di Indonesia kini diperkirakan mencapai 20 juta orang. Hasil analisa survei kesehatan rumah tangga Departemen Kesehatan RI melaporkan, penyakit kardiovaskuler kini menduduki jenjang tertinggi penyebab kematian.
Penderita penyakit jantung di Indonesia kini diperkirakan mencapai 20 juta orang. Hasil analisa survei kesehatan rumah tangga Departemen Kesehatan RI melaporkan, penyakit kardiovaskuler kini menduduki jenjang tertinggi penyebab kematian. Kondisi tersebut tidak jauh berbeda dengan di negara-negara maju. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan rasio penderita gagal jantung di dunia satu sampai lima orang setiap 1.000 penduduk. Penyakit jantung disebabkan oleh tiga faktor, meliputi kelainan jantung bawaan, gangguan pada fungsi kerja katup jantung dan terganggunya pembuluh koroner yang berfungsi mengalirkan darah ke seluruh tubuh. Kebiasaan merokok, stress, kurang olahraga, diabetes, obesitas, hipertensi merupakan faktor risiko yang dapat memicu penyakit jantung. Gejala spesifik dari penyakit jantung ini yaitu nyeri di daerah dada dan sekitarnya, sesak nafas (gejala yang biasa ditemukan pada gagal jantung), denyut jantung cepat dan berdebar-debar, kaki/tangan sering nyeri/dingin, terkadang pusing sampai pingsan. Pencegahan terbaik yang dapat dilakukan adalah mematuhi pola hidup sehat dengan rajin berolahraga dan makan makanan yang bergizi secara teratur.
Untuk mengetahui ada tidaknya gangguan pada jantung dapat dideteksi melalui pemeriksaan oleh dokter. Saat ini sudah berkembang berbagai macam alat bantu pemeriksaan jantung yang dapat membantu dokter melihat kondisi jantung dalam tubuh pasien. Beberapa pemeriksaan untuk mendeteksi salah satunya adalah dengan alat ekokardiografi. Ekokardiografi adalah salah satu alat untuk pemeriksaan jantung mutakhir dengan menggunakan gelombang ultra sound. Alat ini memiliki fungsi diantaranya, memberikan gambaran struktural anatomi jantung dan pembuluh besar, berperan dalam diagnosa kelainan jantung bawaan, mendeteksi kelainan struktur anatomi katup jantung misalnya adanya kekakuan, gangguan pembukaan-penutupan katup, tebal dan geraknya, serta apakah ada perlekatan. Selain itu alat ini juga dapat membantu dokter menilai kemampuan gerak otot -otot dinding jantung akibat penyempitan pembuluh koroner, melihat massa tumor seperti thrombus, vegetasi atau cairan perikad.
Jogja International Hospital menyediakan kemudahan layanan pemeriksaan dengan ekokardiografi bagi para penderita gangguan fungsi jantung. Dibawah pengawasan dokter, pemeriksaan dapat dilakukan setiap saat tanpa persiapan khusus dan tidak akan menimbulkan rasa sakit maupun efek samping. Dengan didukung oleh dokter-dokter ahli jantung yang handal dibidangya serta perawat yang terampil, JIH mampu memberikan pelayanan yang profesional dan tetap memperhatikan kenyamanan customer. Untuk informasi dan appointment pada dokter jantung di JIH dapat menghubungi 0274-446-3535. Add as favourites (84) | Quote this article on your site | Views: 1926 | Cetak | E-mail
|
- Silakan untuk mengisi komentar yang tidak keluar dari topik artikel.
- Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
- Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
|
Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6 AkoComment © Copyright 2004 by Arthur Konze - www.mamboportal.com All right reserved |